Tes Rorschach [work] -
Psikolog menunjukkan kartu satu per satu dan bertanya kepada subjek apa yang mereka lihat atau apa yang menyerupai gambar tersebut. Subjek bebas memegang kartu dan melihatnya dari berbagai sudut.
Apakah jawaban tersebut umum diberikan oleh orang lain atau sangat unik/aneh? Kegunaan Tes Rorschach
Hermann Rorschach terinspirasi oleh permainan anak-anak populer pada zamannya, klecksography , yang melibatkan pembuatan noda tinta dan menebak bentuknya. Rorschach menghabiskan bertahun-tahun menguji ribuan noda tinta pada pasien psikiatri dan individu sehat untuk melihat bagaimana tanggapan mereka berbeda. Hasil penelitiannya diterbitkan dalam buku Psychodiagnostik (1921), yang menjadi dasar tes noda tinta modern. Komponen Tes Rorschach
Sayangnya, masih banyak praktisi tidak bersertifikat yang menggunakan secara "instan" — hanya melihat jawaban, tanpa skoring sistematis — yang menyebabkan kesalahan interpretasi besar-besaran. tes rorschach
Sistem skoring yang paling banyak digunakan saat ini adalah yang dikembangkan oleh John E. Exner pada tahun 1970-an, serta sistem yang lebih baru yaitu Rorschach Performance Assessment System (R-PAS) . Psikolog mengodekan respons berdasarkan beberapa variabel utama:
Jika respons hanya didasarkan pada bentuk visual. Ini menunjukkan kontrol diri dan kemampuan menilai realitas secara objektif.
Menggunakan detail kecil atau sudut yang jarang diperhatikan. Bisa mengindikasikan kecenderungan obsesif atau perhatian berlebih pada hal mikro. Psikolog menunjukkan kartu satu per satu dan bertanya
: A subject is shown the cards in a specific order and asked, "What might this be?" . The examiner records every response, including the subject's tone, gestures, and the time taken to respond.
The scoring system for the Rorschach test is complex and requires specialized training. The psychologist evaluates the test-taker's responses based on several factors, including:
Sebagai alat pembuka diskusi untuk memahami konflik emosional yang sulit diungkapkan dengan kata-kata secara langsung. Kritik dan Kontroversi : Inkohorensi logika
Meskipun ada Sistem Exner, kritikus menilai bahwa interpretasi psikolog tetap rentan terhadap bias personal.
: Inkohorensi logika, respons "kontaminasi" (mencampur dua objek jadi satu), + bentuk buruk. Depresi Berat : Jumlah respons sangat sedikit, penolakan (mengatakan tidak melihat apa pun), sering melihat objek mati atau membusuk. Gangguan Kepribadian Narsistik : Banyak W megah, tetapi kualitas bentuk buruk, kurangnya M yang hangat.