Oldboy: Nonton Film
Ketenaran film ini tidak hanya di Korea Selatan, tetapi juga meledak di kancah internasional. Oldboy berhasil memenangkan Grand Prix (hadiah utama kedua) di Festival Film Cannes 2004 dan berbagai penghargaan bergengsi lainnya. Dengan anggaran produksi hanya sekitar $3 juta, film ini meraup pendapatan kotor lebih dari $14 juta di seluruh dunia, menjadi salah satu film thriller Asia dengan performa box office terbaik pada masanya.
Selama 15 tahun ke depan, satu-satunya kontak Dae-su dengan dunia luar adalah sebuah televisi di kamarnya. Melalui televisi itulah ia mengetahui bahwa istrinya telah dibunuh, dan dirinya dituduh sebagai pelaku utama. Di dalam sel isolasi tersebut, Dae-su melatih fisiknya dan menulis buku harian untuk melacak siapa saja orang yang mungkin menaruh dendam padanya.
Nonton Film Oldboy (2003): Mahakarya Thriller Balas Dendam Korea Selatan
The film follows Oh Dae-su, a drunken businessman who is inexplicably kidnapped and imprisoned in a private, hotel-like cell for 15 years. With no knowledge of his captor’s motive, he learns to fight, dig a tunnel, and survive purely on revenge. Suddenly released, he is given five days to discover why he was imprisoned. He soon enters a brutal, psychological maze where the answer leads not to justice, but to an unfathomably tragic truth involving his former classmate, Lee Woo-jin. nonton film oldboy
Cerita berfokus pada Oh Dae-su (diperankan secara brilian oleh Choi Min-sik), seorang pengusaha biasa, pemabuk, dan cerewet yang menjalani hidup tanpa tujuan yang jelas. Pada suatu malam di tahun 1988, seusai minum-minum, Oh Dae-su diculik secara misterius oleh sekelompok orang tak dikenal dan dikurung di sebuah ruangan sempit mirip hotel tanpa jendela.
: Platform gratis yang kadang menyediakan film klasik seperti Oldboy. Catatan: Ketersediaan platform dapat berubah sewaktu-waktu. Fakta Menarik Oldboy
The story follows Oh Dae-su (Choi Min-sik), an obnoxious drunk who is kidnapped off the street and imprisoned in a private, hotel-like cell. He is kept there for 15 years without explanation, fed fried dumplings through a hatch, and hypnotized by the television. Ketenaran film ini tidak hanya di Korea Selatan,
Salah satu alasan utama orang mencari "nonton film Oldboy" adalah untuk menyaksikan adegan pertarungan koridor yang legendaris. Dalam satu long take (tanpa potongan), Oh Dae-su melawan selusin preman hanya dengan palu. Ini bukan aksi koreografi ala Hollywood; ini kacau, brutal, dan realistis. Adegan ini telah dipelajari oleh sinefil dan sutradara aksi di seluruh dunia.
Apakah Anda mencari atau ingin tahu lebih lanjut tentang perbedaan detail antara kedua versinya? Oldboy ( 2003 ) - IMDb
Oldboy mengandung kekerasan ekstrem, tema dewasa, dan adegan yang secara psikologis sangat mengganggu. Jangan nonton kalau sedang mencari film santai. Tapi kalau Anda ingin nonton film Oldboy untuk pengalaman sinematik yang membekas—siap-siap bablas dan enggak bisa tidur dengan tenang. Selama 15 tahun ke depan, satu-satunya kontak Dae-su
Kehebatan film ini diakui secara global. Pada Festival Film Cannes tahun 2004, Oldboy dianugerahi penghargaan bergengsi . Sutradara ternama Hollywood, Quentin Tarantino, yang saat itu menjabat sebagai ketua juri, bahkan memuji film ini setinggi langit dan menyebutnya sebagai salah satu karya terbaik yang pernah ia tonton. Catatan Penting Sebelum Menonton
This public link is valid for 7 days and shares a thread, including any personal information you added. This link or copies made by others cannot be deleted. If you share with third parties, their policies apply. Can’t copy the link right now. Try again later.
Oldboy adalah bagian kedua dari "Trilogi Balas Dendam" Park Chan-wook, bersama Sympathy for Mr. Vengeance (2002) dan Lady Vengeance (2005). Namun, Oldboy adalah yang paling ikonik. Film ini memenangkan Grand Prix di Festival Film Cannes 2004, sebuah prestasi langka untuk film Korea saat itu.
Film ini bisa digambarkan dengan satu kata: penuh kejutan. Tidak ada momen membosankan, alurnya membuat penonton terpaku untuk memecahkan misteri bersama dengan tokoh utamanya. Twist yang diberikan di akhir film begitu mengguncang dan tak terduga sehingga akan membuat Anda ternganga. Film ini membahas tema yang sangat berat dan tabu, seperti konspirasi, rasa bersalah, obsesi, hipnotisme, dan yang paling kontroversial, bayang-bayang inses, mengangkatnya sebagai sebuah mitos Oedipus modern yang gelap.
Park Chan-wook uses a distinct visual language to heighten the film's emotional impact. Why Oldboy Has The PERFECT Ending
